Apakah anda sedang public private cloud? Pasti anda merasakan terlalu banyak ˆ yang harus di manage agar menjalankan fungsi tertentu. Jangan khawatir, kali ini kita akan bahas solusi dari permasalahan tersebut dengan adanya Cloudform yang dapat me –manage secara terpusat semua public,private, bahkan container ada ada pada business anda.

Cloudform ini sangat dideploy pada vmware environment karna hanya butuh 3 untuk mendapatkan solusi dari permasalahan manage banyak personal cloud seperti: RHEV, Azure Google Cloud Platform, dan VMware Infrastructure.

  1. Download Appliance image dan import di VMware Environment anda

Latest picture blower dari cloudform ini dapat di download di Red hat customer portal. Tersedia dalam bentuk appliance untuk Microsoft Azure, Google Cloud Platform, Microsoft Hyper-V, Red Hat Virtualization, Red Hat OpenStack dan Vmware. Pada case ini, di VMware infrastructure, cloudform ini didistribusikan dalam bentuk .ova (open digital machine).

Setelah berhasil anda cukup set up dengan menggunakan vSphere net customer dengan menggunakan fitur Deploy OVF Template.

Konfigurasi untuk jumlah memori, CPU, disk, NIC dan lain lain pada VM tersebut biarkan saja defaultoption, namun kita perlu konfigurasi sponsor dan cluster mana VM Cloudform ini akan berada.

Yang perlu diingat juga adalah resource sponsor dan datastore anda harus cukup untuk menampung appliance ini, sedangkan untuk jenis disk, thick atau pun thin provisioned bisa digunakan, namun lebih disarankan untuk thick provision. Yang paling penting adalah konfigurasi alamat IP yang dibutuhkan. Kemudian anda telah siap cloudform appliance.

  1. Konfigurasi Cloudform Appliance.

Setelah klik complete pada set up .ova cloudform, selanjutnya kita bisa edit VM cloudform dan menambahkan disk jika diperlukan untuk VMDB database seperti pada dokumentasi CloudForms Deployment Planning Guide. Jika tidak, kita bisa langsung capability.

Ability on VM, langsung VM dengan user root consoles dan appliance_console command. Setelah itu kita bisa konfigurasi cloudform appliance, namun disini yang paling utama adalah Network configuration (e.g. static), fully qualified hostname, timezone, date & time.

Selain itu, pilihannya adalah yang dikonfigurasi that is discretionary untuk kondisi tertentu. Dokumentasi langkah ini ada di Installing CloudForms on VMware vSphere.

  1. Konfigurasi vCenter sebagai provider di cloudform

Langkah terakhir untuk manage vmware dengan cloudform adalah akses cloudform UI anda. Login sebagai admin kemudian pilih Settings → Configuration.

Kemudian dari situ pilih machine server di pilihan yang tersedia dan pastikan server roles yang sesuai telah berada pada status empowered pada bagian server management. Biasanya installation dikonfigurasi dengan roles berikut:

Kemudian, kita aktifkan Capacity & Utilization (C&U) data dengan klik CFME Region dan pilih   C & U Collection tab seperti berikut:

Langkah selanjutnya adalah kita tambahkan vcenter server kita ke cloudform yang sudah dikonfigurasi agar cloudform dapat terhubung ke hypervisor.

Di cloudform, pilih menu ‘Compute > Recruitment > Providers’ and select ‘Configuration > Add a New Infrastructure Provider’ seperti berikut:

Kemudian isi credentials untuk vcenter server seperti berikut:

Kemudian, klik tombol confirm untuk validasi koneksi ke vcenter server.

Ketika berhasil di affirm, langkah selanjtnya adalah kita begin discovery proses dengan cara memilih ‘Configuration > Refresh Relationships & Power States’ dari menu provider. Proses ini akan memberikan sinyal ke vcenter server API untuk memberikan semua matriks nya, seperti ESX hosts, Clusters, Datastores, VMs, Templates, Snapshots, dan lain lain).

Setelah itu, tunggu hingga beberapa detik sampai cloudform benar-benar mendapatkan semua matriks information dari vcenter dan dapat memonitoring events seperti berikut:

  1. Konfigurasi SmartState Analysis

Smart state analysis merupakan kemampuan untuk memonitor konten dari host, template, VM & container tanpa memerlukan representative. Dengan cara install Vmware SDDK (Virtual Disk Development Kit) pada appliance cloudform. Installer nya dapat didownload dari VMware Support website.

Setelah itu, kita harus membuat satu profile default untuk melakukan kemampuan ini dengan cara klik Settings > Configuration di UI Cloudform dan make default profile.

Kemudian, langkah terakhir untuk melakukan smart condition analysis adalah memasukan credentials

Untuk setiap ESXi, dengan Klik Compute > Recruitment > Hosts / > ESX hypervisor(s) > Configuration > Edit Selected Things dan masukan username dan password ESXi di Default tab pada bagian Endpoint. Setelah itu, klik affirm.

Kemudian langkah terakhir adalah Klik Perform SmartState Analysis pada tombol Configuration, atau secara otomatis melakukan penjadwalan dengan klik Settings > Configuration > Programs.

Demikian cara untuk mengaktifkan fitur smartstate analysis agar kita dapat pandangan yang luas mengenai infrastructure kita seperti guests particulars (installed packages, user and group setup, file auat registry information, dan lain lain) , capability, dan penggunaan resource kita sudah sampai berapa.

Selain menggunakan Cloudform dari Redhat, kita juga bisa menggunakan manageIQ yang merupakan community based sehingga kita tidak membutuhkan subscription seperti halnya pada cloudform.


Inovasi Informatika Indonesia (I3) merupakan authorize spouse dari VMware yang menyediakan berbagai jenis kelas coaching dan sertifikasi di bidang Virtualisasi, mulai dari tingkat basic sampai tingkat advance.

Selain sebagai tempat coaching IT yang banyak direkomendasikan oleh praktisi, i3 juga menawarkan jasa IT Services di 4 bidang utama keahlian: Open Source, Virtualisasi, Database, dan IT Security. Semua coaching dan providers ditangani oleh teacher dan konsultan yang dan memiliki sertifikasi internasional.

Informasi lebih lanjut tentang lengkap jadwal pelatihan dan layanan IT silahkan hubungi kami melalui info@i-3.co.id dan live chat.

Comments are closed.